<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BIDANG HOLTIKULTURA &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas</title>
	<atom:link href="https://distankp.sambas.go.id/category/bidang-holtikultura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://distankp.sambas.go.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Oct 2025 02:46:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Distan KP Sambas Gelar Pelatihan Budidaya Jeruk dengan Teknik Moraga Kedua Tahun 2025</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2025/10/08/distan-kp-sambas-gelar-pelatihan-budidaya-jeruk-dengan-teknik-moraga-kedua-tahun-2025/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2025/10/08/distan-kp-sambas-gelar-pelatihan-budidaya-jeruk-dengan-teknik-moraga-kedua-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 08:59:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2757</guid>

					<description><![CDATA[Distankp.com- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kabupaten Sambas melaksanakan kegiatan Pelatihan Budidaya Jeruk dengan Teknik Moraga jilid dua tahun 2025, di Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Rabu (8/10/2025). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Hortikultura M. Syafaat, S.P., dalam sambutannya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petani jeruk di Kabupaten Sambas agar mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien dan produktif. Sebagai narasumber, Zero Sepanto, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Sambas, serta Ramli, selaku inovator Teknik Moraga yang telah sukses mengembangkan metode budidaya jeruk unggul di daerahnya. Keduanya berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait penerapan teknik Moraga yang terbukti mampu meningkatkan kualitas dan hasil panen jeruk. Peserta kegiatan ini merupakan para petani jeruk dari berbagai kecamatan, di antaranya Selakau Timur, Selakau, Salatiga, Pemangkat, Semparuk, Tebas, Tekarang, Jawai Selatan, dan Teluk Keramat. Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas berharap agar para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan dan menularkannya kepada petani lain, sehingga pengembangan komoditas jeruk di Kabupaten Sambas dapat terus berkelanjutan dan menjadi salah satu produk unggulan daerah.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2025/10/08/distan-kp-sambas-gelar-pelatihan-budidaya-jeruk-dengan-teknik-moraga-kedua-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Distankp Gelar Pelatihan Tanaman Jeruk di Desa Sungai Rambah</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2025/09/24/distankp-gelar-pelatihan-tanaman-jeruk-di-desa-sungai-rambah/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2025/09/24/distankp-gelar-pelatihan-tanaman-jeruk-di-desa-sungai-rambah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 03:39:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2714</guid>

					<description><![CDATA[Distankp.com &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas melalui Bidang Hortikultura menggelar pelatihan budidaya tanaman jeruk, di Desa Sungai Rambah, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Hortikultura, Safaat, SP, dengan menghadirkan narasumber Ramli, petani sukses sekaligus pencetus varietas Jeruk Moraga. Senin (22/9/2025) Dalam sambutannya, Safaat, SP menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan petani dalam mengembangkan komoditas jeruk unggulan daerah. “Jeruk memiliki potensi ekonomi yang sangat baik di Sambas. Dengan pelatihan ini, kami berharap petani dapat menguasai teknik budidaya modern agar hasil panen lebih berkualitas dan mampu bersaing di pasar,” ungkapnya. Sementara itu, Ramli, sebagai petani berpengalaman, menyampaikan kisah sukses sekaligus memberikan materi langsung di lapangan. Ia menjelaskan proses pengembangan jeruk Moraga, mulai dari pemilihan bibit, perawatan, hingga strategi pemasaran. “Kunci keberhasilan adalah ketekunan dan penerapan teknik yang tepat. Jeruk Moraga ini bisa menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan pendapatan,” ujar Ramli di hadapan peserta. Pelatihan ini diikuti oleh kelompok tani. Selain materi teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung mengenai cara pemeliharaan tanaman jeruk yang baik, pengendalian hama penyakit, serta teknik pemupukan agar produktivitas meningkat. Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Pertanian berharap para petani dapat mengembangkan jeruk Moraga sebagai komoditas unggulan baru di Kabupaten Sambas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor hortikultura.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2025/09/24/distankp-gelar-pelatihan-tanaman-jeruk-di-desa-sungai-rambah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Pertanian Sambas Lakukan Pengendalian Hama Ulat di Kebun Durian Sajingan Besar </title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/dinas-pertanian-sambas-lakukan-pengendalian-hama-ulat-di-kebun-durian-sajingan-besar/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/dinas-pertanian-sambas-lakukan-pengendalian-hama-ulat-di-kebun-durian-sajingan-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 15:42:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2553</guid>

					<description><![CDATA[Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas bersama PPL BPP Kecamatan Sajingan Besar dan POPT Kabupaten Sambas melaksanakan pemantauan serangan hama ulat yang menyerang pohon durian di Dusun Sawah, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. Kamis, (13/6/2024).  Sejak sepekan, dari pohon, ranting, daun hingga bunga durian diserang hama ulat, petani durian di Sajingan Besar terancam gagal panen. Peristiwa tersebut langsung ditanggapi oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Anita, mengatakan pihaknya telah terjun langsung ke lokasi untuk mengecek pohon durian yang terserang hama ulat.&#160; POPT kemudian bertindak memberikan penanganan hama ulat dengan melakukan pengeboran dengan cara memasukkan insektisida dengan bahan aktif delta metrin.&#160; &#8220;Kemudian juga dilakukan pengendalian dengan penyemprotan di bagian bawah atau tanah dan melakukan pemasangan likat kuning dan pengasapan,&#8221; jelasnya.&#160; Sebagaimana diketahui serangan hama dapat menyebabkan kereugian yang bisa mengakibatkan turunnya produksi dan kualitas buah bahkan bisa menghancurkan tanaman.&#160; &#8220;Selanjutnya tanaman di berikan nutrisi atau pupuk,&#8221; ungkapnya.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/dinas-pertanian-sambas-lakukan-pengendalian-hama-ulat-di-kebun-durian-sajingan-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMKN 1 Tangaran Lakukan Gertam Cabai</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/siswa-smkn-1-tangaran-lakukan-gertam-cabai/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/siswa-smkn-1-tangaran-lakukan-gertam-cabai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 15:39:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2550</guid>

					<description><![CDATA[Sekretaris Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Kabupaten Sambas, Junihardy mengapresiasi semangat siswa SMKN 1 Tangaran dalam kegiatan Gerak Tanam (Gertam) Cabai di Sekolahnya, Kamis (13/6/2024). Dia mengatakan bahwa DPPKH sangat mensupport kegiatan-kegiatan yang menjadi upaya atau solusi dalam inflasi daerah, salah satunya dengan Gertam Cabai yang dilakukan Siswa SMKN 1 Tangaran. “Kami dari Dinas PPKH Kabupaten Sambas sangat mendukung kegiatan Gerakan Tanam Cabai di SMK Negeri 1 Tangaran. Gerakan ini sangat baik dan positif untuk digalakkan di sekolah-sekolah,” katanya. Juniardi menjelaskan Gertam Cabai adalah pilot project dari DPPKH yang dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama unsur Pemerintah, Pendidik dan Masyarakat. “Kami bangga dengan para peserta didik di SMK Negeri 1 Tangaran yang telah memulai Gerakan Tanam Cabai di sekolah mereka. Saya harap ke depan, gerakan ini dapat berkolaborasi dengan Dinas PPKH Samba,” tutupnya.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/siswa-smkn-1-tangaran-lakukan-gertam-cabai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diserang Hama Ulat, Petani Durian Terancam Gagal Panen </title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/diserang-hama-ulat-petani-durian-terancam-gagal-panen/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/diserang-hama-ulat-petani-durian-terancam-gagal-panen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 15:37:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2547</guid>

					<description><![CDATA[Petani durian di Dusun Sawah Sajingan Besar terancam gagal panen. Hal ini diakibatkan dampak serangan hama ulat yang sedang berbunga. Salah satu petani durian di Dusun sawah Abertus mengungkapkan kondisi kebun durian sangat memprihatikan dan terancam gagal panen. &#8220;Kebun durian di bantai ulat bulu sampe gundul daunnya dalam seminggu terakhir di dusun sawah, padahal bunganya sedang mekar,&#8221;ucapnya. Kamis. (13/6/2024). Kata dia, dirinya merasa kebingungan sebab baru tahun ini kebun durian di serang hama secara berlebihan dalam jumlah besar&#160; &#8220;Prediksi gagal panen ini pasti, pohon duriannya daunnya juga sudah habis digerogoti, bingung bagaimana mau mengendalikannya menggunakan apa&#8221; katanya. Lanjut kata dia, Dusun Sawah sendiri merupakan penghasil durian yang cukup besar di Kabupaten Sambas&#160; &#8220;Dusun Sawah sendiri merupakan salah satu daerah dengan penghasil durian yang cukup besar di Kabupaten Sambas, namun tahun ini para petani harus gigit jari karena terancam gagal panen,&#8221; jelasnya. Kondisi ini dirinya meminta Pemda untuk menindaklanjuti dan memberikan solusi untuk menangani hal tersebut. &#8220;Ini sejarah paling besar yang melanda kebun durian di Sajingan, dari tahun-tahun sebelumnya pernah terjadi tetapi tidak separah ini,&#8221; ungkapnya. &#8220;Saya berharap, Pemda Sambas maupun dinas terkait untuk segera memantu dan melihat kondisi kebun durian yang mungkin gagal panen tahun ini, serta solusi untuk penanganan hama ini,&#8221; pungkasnya.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2024/06/15/diserang-hama-ulat-petani-durian-terancam-gagal-panen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas pertanian kab Sambas Laksanakan Rapat Percepatan Penyaluran Pupuk Bersubsidi</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2024/02/04/berita-1-bro/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2024/02/04/berita-1-bro/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 17:38:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG KETAHANAN PANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG PENYULUHAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG SEKERTARIAT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2481</guid>

					<description><![CDATA[Distankp.com&#160;&#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas laksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 di Aula Distan KP. Rabu, (31/1/2024).&#160; Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Ir. H. Musanif, M.T., menyampaikan tujuan dilaksanakannya Rapat tersebut untuk mempercepat proses penyaluran pupuk bersubsidi.&#160; &#8220;Tujuannya tentu untuk mempercepat progress penyaluran pupuk bersubsidi 2024 dan melaksanakan koordinasi di tingkat Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sambas,&#8221; Ucapnya.&#160; KPPP merupakan wadah koordinasi antar instansi terkait di bidang pupuk pestisida baik di tingkat pusat, provinsi maupun tingkat kabupaten/kota.&#160; Musanif mengatakan total pengajuan pupuk bersubsidi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan usulan Pupuk Urea sebanyak 12.020 ton lebih, usulan Pupuk NPK sebanyak 35.851 ton lebih, dengan luas total rencana tanam tahun 2024 seluas 99.176 hektar.&#160; &#8220;Namun pengajuan tersebut tidak terpenuhi sesuai dengan apa yang diusulkan. Alhamdulillah alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 yang tertuang dalam SK Gubernur No. 194/DISTHP/2023 untuk Kabupaten Sambas yaitu alokasi Pupuk Urea sebanyak 6.325 ton lebih dan alokasi pupuk NPK sebanyak 10.535 ton lebih,&#8221; Ungkapnya.&#160; Musanif mengatakan permasalahan-permasalahan pupuk bersubsidi tahun lalu dapat menjadi bahan evaluasi kita untuk perbaikan di tahun 2024.&#160; Adapun mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi Tahun 2024 diantaranya dapat melalui penembusan dengan menggunakan KTP atau Kartu Tani. Penembusan menggunakan KTP melalui aplikasi i-Pubers (berlaku periode Januari 2024). Petani yang diwakilkan pengambilan di wilayah blankspot, dilayani secara manual Februari 2024. Masa transisi diwilayah blankspot sampai penyaluran bulan Maret 2024. Penebusan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani (BRI) tetap dilanjutkan, kecuali kartu tani Bank Mandiri/BNI, Penebusan menggunakan KTP, dan&#160;Untuk penebusan pupuk bersubsidi menggunakan KTP, dilakukan proses verifikasi dan validasi oleh tim verval kecamatan melalui aplikasi e-Verval.&#160; Dengan progres percepatan penyaluran pupuk pendistribusian pupuk bersubsidi ini, kita harapkan apabila nanti terjadi kekurangan kita dapat segera mengusulkan penambahan kuota kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.&#160; &#8220;Kita berharap tahun 2024 pupuk subsidi didistribusikan dengan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian khususnya bagi petani di Kabupaten Sambas,&#8221; Pungkas Musanif.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2024/02/04/berita-1-bro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching Kampung Semangka Desa Sagu, Kecamatan Galing</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/launching-kampung-semangka-desa-sagu-kecamatan-galing/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/launching-kampung-semangka-desa-sagu-kecamatan-galing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2023 04:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG PENYULUHAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2221</guid>

					<description><![CDATA[Distankp.com &#8211; Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menghadiri Launching Kampung Buah Semangka di Dusun Binawarsa, Desa Sagu, Kecamatan Galing. Rabu (13/12/2023).  Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.AP., Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sambas, Drs. Hermanto, M.Si., Kepala Dinas Perkim LH, Firman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Ir. Musanif, M.T., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, H. Zainal Abidin, Camat Galing Suriawan, dan tamu undangan lainnya.&#160; &#8220;Alhamdulillah saya berbahagia sekali pada sore ini kita berada di Kebun Semangka Petani Milenial Kabupaten Sambas. Kita panen buah semangka yang beratnya satu buah bisa mencapai lima hingga enam kilogram,&#8221; Ungkap Satono.&#160; Ia mengatakan bahwa dalam satu tahunnya bisa mencapai tiga kali panen dan yang terpenting tempat pemasarannya sudah ada.&#160; &#8220;Seperti yang disampaikan oleh Petani Muda tadi, hasil dari kebun buah semangka ini satu tahun bisa tiga kali panen, kemudian sektor hilirnya sudah ada yang menampung, itu yang terpenting,&#8221; Katanya.&#160; &#8220;Bibit semangkanya sudah ada, tanahnya subur, kemudian untuk penampung sudah tersedia. Satu hektar itu bisa mencapai keuntungan sekitar 70 persen dari modal yang dikeluarkan sebanyak 30 persen. Tentu ini adalah potensi yang harus ditingkatkan,&#8221; Sambungnya.&#160; Bupati Sambas menghaturkan terima kasih banyak kepada petani-petani muda yang tangguh-tangguh. Ia sudah melihat banyak petani muda yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas yang telah berhasil berkebun.&#160; &#8220;Terus digalakkan dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan, jadi anak muda kita tidak perlu lagi bekerja ke Malaysia menjadi Kuli, cukup di sini dan menjadi bos semangka membuka lapangan pekerjaan. Nantinya saya juga memberikan hand sprayer sebanyak lima buah, mudah-mudahan bisa membantu,&#8221; Tuturnya.&#160; Satono berpesan, ini semua hasil yang bagus, tetapi satu hal jangan lupa ketika sudah sampai nisab bayarlah zakat dan berinfaq agar berkah, semakin banyak kita infaq dan zakat maka semakin subur tanah dan semakin bagus hasilnya, inshaa Allah berkah.&#160; &#8220;Saya harap ini sebagai contoh bagi pemuda-pemudi lainnya di Kabupaten Sambas kalau semua pemuda di Kabupaten Sambas seperti Bang Ali ini luar biasa, tidak ada pengangguran lagi di Kabupaten Sambas, ekonomi kerakyatan terus meningkat apalagi IPM Kabupaten Sambas sudah menduduki peringkat pertama se-Kabupaten di Kalbar,&#8221; Pungkas Satono.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/launching-kampung-semangka-desa-sagu-kecamatan-galing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Sambas Serahkan Alsintan Kepada Petani</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/pemda-sambas-serahkan-alsintan-kepada-petani/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/pemda-sambas-serahkan-alsintan-kepada-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2023 03:56:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG KETAHANAN PANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG PENYULUHAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2218</guid>

					<description><![CDATA[Distankp.com&#160;&#8211; Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyerahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Kepada Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Sambas Tahun 2023 di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas. Senin, (4/12/2023). Ia mengatakan Alsintan merupakan alat-alat yang digunakan dalam bidang pertanian untuk memperlancar dan mempermudah petani dalam mengolah lahan dan hasil-hasil pertanian.&#160;&#160; &#8220;Salah satu bukti konkret Pemda Sambas hadir walaupun baru 3,5 miliar bersama DPRD Kabupaten Sambas untuk menyediakan alat dan mesin pertanian untuk Kelompok Tani (Poktan) yang ada di Kabupaten Sambas,&#8221; Ungkap Bupati Sambas.&#160; Meski belum semua Poktan yang mendapatkan bantuan, alat tersebut harus digunakan dengan sebaik mungkin bersama Kelompok, dan jangan hanya digunakan untuk perorangan.&#160; Satono juga berpesan kepada Poktan untuk selalu merawat alat tersebut agar tetap kuat, awet, dan tidak karatan karena dibiarkan berjemur dan berhujan di kebun.&#160; &#8220;Dijaga dan dipelihara dengan sebaik mungkin, jangan dibiarkan alat setelah dipakai berjemur berhujan di kebun, itu tidak akan bertahan lama,&#8221; Pesan Bupati Sambas.&#160; Alsintan ini merupakan bagian dari salah satu cara Pemda Sambas untuk mendorong agar hasil produksi masyarakat meningkat.&#160; &#8220;Saya ingin sektor pertanian menjadi atensi kita semuanya, bukan hanya pemerintah dan petani tetapi kita semuanya harus bersatu padu bagaimana mendorong percepatan untuk meningkatkan produktivitas pertanian,&#8221; Jelas Satono.&#160; Dalam kesempatan yang sama, Satono juga menyampaikan bahwa pada tahun 2023, Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sambas meningkat secara signifikan yakni nomor tiga tertinggi di Kalimantan Barat. &#8220;Alhamdulillah kabar baik, Kabupaten Sambas tahun 2023 ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita naik menjadi peringkat ketiga hari ini. Belum pernah IPM Kabupaten Sambas ini menduduki peringkat ketiga,&#8221; Tuturnya.&#160; Tahun 2022 IPM Kabupaten Sambas ranking ke lima bisa mengalahkan Kabupaten Ketapang, hari ini IPM Sambas yang diukur dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, yang didalamnya juga include sektor pertanian.&#160; &#8220;Salah satu penyumbang IPM masuk dalam golongan ekonomi, ya, itu pertanian. Pangan kita bagus dan kita penyumbang 40 persen pangan di Kalimantan Barat, berkat kerja keras bapak ibu semuanya,&#8221; Pungkas Satono.&#160; Adapun Alsintan yang diserahkan kepada Poktan di Kabupaten Sambas diantaranya Hand Traktor Rotari sebanyak 4 unit, Hand Traktor Singkal 3 unit, Cultivator 48 unit, Mesin Pompa Air 9 unit, Pipa 1 unit, Power Thrasher 25 unit, Combine 2 unit, Kendaraan Roda Tiga 8 unit, Mesin Penghalus Sekam 1 unit, Mesin Pencacah Rumput 6 unit, Appo 1 unit dan Hand Sprayer 209 unit.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2023/12/20/pemda-sambas-serahkan-alsintan-kepada-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelantikan KTNA Kecamatan se-Kabupaten Sambas</title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2023/10/06/pelantikan-ktna-kecamatan-se-kabupaten-sambas/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2023/10/06/pelantikan-ktna-kecamatan-se-kabupaten-sambas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2023 14:11:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG PENYULUHAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG TANAMAN PANGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2173</guid>

					<description><![CDATA[Dalam pelantitan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Musanif, Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Uray Hendi Wijaya, Camat Semparuk dan Tebas, serta tamu undangan lainnya. Ketua KTNA Kabupaten Sambas, Suhardi mengatakan pelantikan 19 Ketua KTNA Kecamatan se-Kabupaten Sambas untuk mengejar sasaran pemerintah hingga kesetiap wilayah. Dia mengatakan bahwa pelantikan KTNA Kecamatan untuk mengejar sasaran pemerintah hingga kesetiap wilayah secara merata. “Saya ucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang sudah dikukuhkan dan dilantik sebagai pengurus kontak tani dan nelayan andalan Kecamatan dengan pengukuhan,” ucap Musanif. Musanif menyebut pelantikan tersebut merupakan sebuah kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan pemerintah sebagai mitra kerja. “Saya yakin bapak dan ibu yang baru dilantik adalah orang-orang pilihan yang terbaik dari yang terbaik yang dipercayakan untuk mengemban Amanah dalam menjalankan organisasi yang kita cintai,” sebutnya. Ketua KTNA Kabupaten Sambas, Suhardi mengatakan pelantikan 19 Ketua KTNA Kecamatan se-Kabupaten Sambas untuk mengejar sasaran pemerintah hingga kesetiap wilayah. “Petani harus terus diyakinkan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari mengingat saat ini generasi muda kurang berminat untuk terjun menjadi petani,” katanya.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2023/10/06/pelantikan-ktna-kecamatan-se-kabupaten-sambas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irjen Kementan Jan Maringka Berikan Bantuan Pupuk dan Bibit Tanaman di Sambas </title>
		<link>https://distankp.sambas.go.id/2023/08/28/irjen-kementan-jan-maringka-berikan-bantuan-pupuk-dan-bibit-tanaman-di-sambas/</link>
					<comments>https://distankp.sambas.go.id/2023/08/28/irjen-kementan-jan-maringka-berikan-bantuan-pupuk-dan-bibit-tanaman-di-sambas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 09:03:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG HOLTIKULTURA]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG KETAHANAN PANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG PENYULUHAN]]></category>
		<category><![CDATA[BIDANG TANAMAN PANGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://distankp.sambas.go.id/?p=2146</guid>

					<description><![CDATA[Distankp &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) bersama Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) melaksanakan penyerahan Bantuan Pupuk dan Bibit Tanaman Alpukat, Durian dan Kelapa kepada Poktan Desa Madak di GPIB Madak, Kecamatan Subah. Rabu (23/8/2023).&#160; Dengan tema Peran Gereja Menjaga Ketahanan Pangan Wujudkan Kedaulatan Pangan.&#160; Saat diwawancarai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., menyampaikan kegiatan Jaga Pangan adalah bentuk sinergi ditingkat pusat dan ini menunjukkan isu-isu ketahanan pangan adalah isu bersama yang harus dilakukan secara bersama-sama.&#160; &#8220;Ditingkat provinsi kita sering melakukan komunikasi dengan pimpinan Forkopimda maupun Gubernur. Artinya Kementerian Pertanian tidak dapat berkerja sendiri kita harus membangun sinergi dari tingkat pusat hingga daerah maupun stakeholder terkait,&#8221; Ujarnya.&#160; &#8220;Di sini kita menanam 75 bibit pohon Durian di daerah perbatasan. Ini juga dilakukan oleh para petani yang menjadi binaan dari Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) tentunya disamping itu juga kita memberikan bantuan berupa pupuk yang bekerja sama dengan Pupuk Indonesia. Nantinya juga akan kita tanamkan bibit kelapa sebagai pemulihan kejayaan kelapa nusantara terutama di wilayah-wilayah perbatasan,&#8221; Terang Jan Maringka.&#160; Ia menuturkan peran lembaga pendidikan agama seperti pesantren, gereja, dan viraha sangat berperan penting untuk ikut serta menjaga ketahanan pangan di daerah masing-masing di seluruh Indonesia.&#160; &#8220;Kita harapkan juga ini menjadi contoh nyata bagaimana kita mendorong peran gereja dalam rangka melakukan optimalisasi sehingga kegiatan ketahanan pangan bisa dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat, Kementerian Pertanian juga mengajak tokoh-tokoh agama, masyarakat, pesantren, gereja, vihara untuk ikut serta memiliki kepedulian terhadap upaya menjaga ketahanan pangan yang dilakukan secara bersama-sama,&#8221; Pungkas Irjen Kementan.]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://distankp.sambas.go.id/2023/08/28/irjen-kementan-jan-maringka-berikan-bantuan-pupuk-dan-bibit-tanaman-di-sambas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
